Demokrasi hanya milik sebagian orang !!


Demokrasi adalah peran utama rakyat dalam proses sosial dan politik. Dengan kata lain, suatu pemerintahan dikatakan demokratis bila terdapat 3 (tiga) hal, yaitu: pemerintahan dari rakyat, pemerintahan oleh rakyat, dan pemerintahan untuk rakyat.

MK Pun Di suap, apa yang tersisa?


Ya ya, ada yang kurang kali ya kalo pejabat-pejabat negara gak korupsi atau di suap. Memang manja ya para pejabat itu, apa apa minta di suap. Baru-baru ini kita di gemparkan (WAW) dengan bertambahnya satu kasus suap lagi, ya... Kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Mahkamah Konstitusi yang menjerat Ketua MK nonaktif, Akil Mochtar yang  merusak tatanan demokrasi.

MISS WORLD? Antara Islam dan nama baik Negara


Masih ingatkah anda suatu  ajang kecantikan besar yang baru-baru ini di adakan di Indonesia. MISS WORLD. Ajang ini menuai banyak pro dan kontra dari masyarakat Indonesia, terutama dari kalangan agamis. Kalangan agamis berpendapat bahwa ajang miss world ini tidak sesuai dengan identitas bangsa kita yang notabe masyarakatnya beragama Islam.

Siapkah Indonesia memilih 2014 nanti?

Tahun depan Indonesia sudah mulai memasuki babak baru dalam sistem pemerintahannya. Benar sekali, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPD, DPR dan DPRD (pemilu legislatif) akan di gelar pada 2014 nanti. Pada pemilu tahun depan, Presiden kita saat ini (Susilo Bambang Yudhoyono) secara konstitusional dilarang ikut mencalonkan diri sebagai presiden untuk yang ketiga kalinya.
Pertanyaannya, siapkah anda memilih seorang pemimpin bangsa yang mampu memperbaiki Ekonomi dan keadaan masyarakat Indonesia yang semakin terpuruk ini? Jawabannya belum sepenuhnya 100%. Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden sebelumnya, kita belum melihat perubahan maksimal pada Bangsa Indonesia ini. Banyak sekali prilaku menyimpang yang sangat merugikan yang justru dilakukan sendiri oleh anak bangsa. Misalnya saja baru-baru ini kita jumpai kasus korupsi Nazaruddin, kasus suap yang dilakukan oleh Ahmad Fathanah, dan masih banyak lagi masalah-masalah yang semakin melemahkan Indonesia. Pada tahun 2012, Indonesia ada di pringkat 56 negara terkorup di dunia. Menurut saya, Indonesia perlu membangun dan memperbaiki sistem pemerintahannya, terutama dibidang ekonomi.
Pada pemilu 2014 nanti, mungkin anda akan melihat wajah-wajah baru dalam daftar calon presiden dan wakil presiden. Pasalnya, ada beberapa dari kalangan seleberitis yang mencalonkan diri sebagai calon presiden. Sebut saja raja dangdut, Rhoma Irama. Selain itu, nama yang baru-baru ini meroket karena kepopularitasannya dalam kepemimpinannya di Jakarta, Jokowi. Berikut adalah nama-nama yang sudah disebut-sebut akan mencalonkan diri sebagai Capres:
1.  Aburizal Bakrie ( sudah ditetapkan sebagai calon  presiden dalam Partai Golkar pada 2012lalu)
2.    Ani Yudhoyono (sudah disebut oleh Partai Golkar)
3.    Jokowi (namanya unggul di jajak pendapat)
4.   Rhoma Irama ( didukung oleh forum umat islam dan berbagai ulama)
5.    Soekarwo
6.    Puan Maharani
7.    Prabowo Subianto (dari Gerindra)
8.    Megawati Sukarno Putri (PDIP)
9.    Wiranto (Partai Hati Nurani Rakyat)
10.  Hatta Rajasa (diajukan oleh PAN)
11.  Surya Paloh (salah satu calon utama Nasdem)
12.  Suryadharma Ali (calon utama PPP)
13.  Muhaimin Iskandar (calon utama PKB)
14.  Jusuf Kalla
15.  Dahlan Iskan (popoler diberbagai jajak pendapat)
16.  Dan masih banyak lagi....

Banyak sekali dari kalangan seleberitis yang berkecimpung di dunia politik, bisa kita lihat Deddy Mizwar, Dede Yusuf, Rano Karno, Zumi Zola, Inggrid Kansil, Rachel Maryam, Rieke Dyah Pitaloka, Venna Melinda, Ruhud Sitompul dan masih banyak lagi. Kepopuleran mereka di bidang politik harus disesuaikan dengan kepopolerannya di dunia hiburan. Mereka harus bisa membuktikan bahwa berpolitik tidak hanya modal nama, namun juga bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Indonesia membutuhkan pemimpin yang bertanggung jawab dan jelas pengabdiannya kepada masyarakat, tidak hanya pemimpin yang memamerkan kekayaannya, atau bisa dibilang modal populer. Indonesia butuh pemimpin yang bisa membawa nama Bangsa kita ke kancah Internasional. Tidak ada lagi Indonesia yang terpecah belah, yang terkenal dengan kasus korupsinya. Indonesia harus maju di mata dunia. Kita sebagai generasi penerus bangsa harus mampu mengubah Indonesia kita kearah lebih baik, memperbaiki ekonomi, keadaan sosial dan sistem hukum di Indonesia. Walaupun negara kita pernah di jajah, tapi sistem pemerintahan kita tidak boleh terjajah oleh pemimpin kita sendiri. Oleh karena itu, gunakan hak pilih anda pada 2014 nanti untuk memilih pemimpin yang benar-benar mampu memimpin bangsa ini,