Masih
ingatkah anda suatu ajang kecantikan besar yang baru-baru ini di adakan
di Indonesia. MISS WORLD. Ajang ini menuai banyak pro dan kontra dari
masyarakat Indonesia, terutama dari kalangan agamis. Kalangan agamis
berpendapat bahwa ajang miss world ini tidak sesuai dengan identitas bangsa
kita yang notabe masyarakatnya beragama Islam.
Majelis Ulama Indonesia secara tegas menolak ajang kecantikan sedunia ini di selenggarakan di Indonesia. Alasannya tentu saja berkenaan dengan sisi religi kita. Banyak sekali aksi demonstrasi yang di lakukan oleh ormas-ormas Islam sendiri, maupun para mahasiswa. Mereka meminta kepada pemerintah untuk membatalkan miss world di Indonesia. Namun suaramereka rupanya tidak di gubris oleh pemerintah, karena nyatanya kita masih bisa melihat ajang miss world di TV secara live.
Majelis Ulama Indonesia secara tegas menolak ajang kecantikan sedunia ini di selenggarakan di Indonesia. Alasannya tentu saja berkenaan dengan sisi religi kita. Banyak sekali aksi demonstrasi yang di lakukan oleh ormas-ormas Islam sendiri, maupun para mahasiswa. Mereka meminta kepada pemerintah untuk membatalkan miss world di Indonesia. Namun suaramereka rupanya tidak di gubris oleh pemerintah, karena nyatanya kita masih bisa melihat ajang miss world di TV secara live.
Tidak
cukup sampai disitu, upaya-upaya berbagai kalangan Islam untuk menolak
diselenggarakannya miss world di Indonesia. Misalnya saja, di kampus tercinta
saya, IAIN Sunan Ampel Surabaya. Saya pernah menjumpai suatu gerakan menolak
diselenggarakannya miss world di Indonesia, namun saya tidak ingat persis apa
nama gerakan tersebut. Mereka meminta tanda tangan dari seluruh mahasiswa yang
kontra terhadap acara miss world ini. Kemudian tanda tangan yang sudah
terkumpul itu akan di kirim ke departemen agama sebagai pertimbangan
diselenggarakannya miss world di indonesia (katanya begitu). Saya sih masih
ragu dengan ucapan mereka. Karena mengingat ajang miss world sudah tinggal
menghitung hai saja, dan tidak mungkin acara sebesar itu dapat dibatalkan
secara sepihak saja.
Saya
tidak pro maupun kontra terhadap acara miss world tersebut. Karena menurut
saya, acara tersebut memiliki nilai positif dan negatif. Positifnya, berarti
negara kita sudah bisa di pandang oleh negara lain dengan di berikannya
kepercayaan miss world di adakan di Indonesia. Itu juga bisa di jadikan suatu
ajang untuk memperkenalkan budaya dan kesenian Indonesia ke mancanegara. Karena
selama ini, Indonesia dikenal sebagai negara berkembang yang hanya bisa
membiakkan korupsinya. Sungguh ironis sekali pemerintahan kita..!! Dari segi
negatifnya, Indonesia merupakan negara yang notabe masyarakatnya beragama islam
yang sangat menjunjung sekali nilai-nilai keagamaan. Wajar saja banyak
organisasi islam yang menolak keras di selenggarakannya miss world di
Indonesia.
Bagaimana
dengan anda?







0 komentar:
Posting Komentar