Puaskah masyarakat dengan Pelayanan Pemerintah?


Kalau kita ditanya tentang itu, pasti jawabannya, BELUM !! Konsep good governance ini bisa dikaitkan dengan kebijakan dan kinerja pemerintah. Apakah masyarakat sudah merasa puas dengan kinerja pemerintah kita?
Kalau menurut saya, sebenarnya kinerja pemerintah kita dari tahun ke tahun mengalami perubahan. Ada sisi baiknya dan ada pula sisi buruknya. Kalau kita tinjau dari sisi baiknya, pemerintah sering mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengatasi permasalahan di Indonesia, seperti banjir, kemacetan, dan kemiskinan. Namun, kendalanya jika salah satu masalah terselesaikan, maka muncullah masalah yang lain. Salah satu masalah terbesar Indonesia yang sampai saat ini belum bisa teratasi adalah banjir dan macet di Jakarta. Banjir, dari tahun ketahun selalu menjadi langganan masyarakat Jakarta. Betapa tidak, sungai-sungai yanjg penuh dengan sampah setiap saat bisa meluap kalau terkena hujan sedikit saja. Akibatnya, masyarakat harus rela rumahnya terendam lumpur beserta air, dan bahkan masyarakat harus rela terkena penyakit kulit. Selain itu, macet pada saat musim hujan seolah-olah sudah didepan mata bagi warga Jakarta. Jalan-jalan terendam banjir dan frekuensi kendaraan yang ramai apalagi pada saat pulang jam kerja. Sebenarnya mudah saja kita mengatasi masalah tersebut, selain dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Kita hanya butuh kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk membangun Negeri kita lebih baik. Masyarakat bisa berpartisipasi dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, butuh kerjasama juga dengan pemerintah untuk tidak menyetujui pembangunan gedung-gedung besar seperti mal. Walaupun Indonesia sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan, tapi juga ada batasannya bukan? Kalau ada sdampak positifnya pasti juga ada dampak negatifnya. Kalau sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan, tanah yang seharusnya bisa dijadikan daerah resapan akan habis untuk dibangun gedung atau pabrik. Limbah lingkungannya pun juga semakin banyak pula. Oleh karena itu, butuh kesadaran dari masyarakat maupun pemerintah.
Selain itu, ada pula sisi buruk dari kinerja pemerintah. KORUPSI. Yeah, kalau para pejabat sudah gila harta dan kedudukan, maka KORUPSI tidak bias dihindari. Seolah-olah korupsi menjadi penggoda iman terbesar bagi orang berduit. Korupsi adalah salah satu perbuatan yang sangat merugikan rakyat dan juga Negara. Bagimana tidak, uang yang seharusnya menjadi hak rakyat, habis dimakan tikus-tikus Negara. Seperti kasus Angelina Sondakh yang terancam hukuman 14 tahun. Hukuman seperti itu diharapkan membuat jera dan kapok bagi orang yang ingin berkorupsi.
Dari kasus-kasus seperti itu, seharusnya mereka bisa malu lah. Udah dapet pendidikan tinggi, ujung-ujungnya jadi Tikus Negara. Dari situ pula kita bias mengambil hikmah, bahwa menjadi orang yang bermanfaat itu lebih berguna daripada menjadi orang penting tapi pura-pura beguna.

0 komentar:



Posting Komentar